Our Prewedding

Standar

April 2015, aq dan baby hui berencana untuk melakukan foto prewedding dengan konsep outdoor. Mungkin di blog ini, aq bisa kasih beberapa tips dan contact person agar poto prewedding moe tampak elegan dan berkesan.

  
Untuk photografer, kamoe-kamoe bisa pake jasa Refresh Studio (owner: bang Hafid) dengan contact person 081333336939/081703000959. Nich orang kalo moto, maksimal kok. Kalian tinggal pasang pose aja, dia yang akan guling-guling sampe panjat pohon agar hasil poto bagus. Hehehehe. Nah untuk masalah konsep foto prewedding sendiri, biasanya tergantung dari kita sendiri sich. Photografer akan memberi masukan kok jika emang dirasa ada yang kurang cocok. 

Nah berikutnya masalah kostum, kalo aq sich udah nyiapin 3 kostum yang beli sendiri dan 2 kostum menyewa. Untuk persewaan baju yang cukup bagus dan murah, kamoe bisa cari di Tirzah Boutique (owner: ce Fenny) dengan contact person 08819509468/085100498894. Koleksinya bagus-bagus dan terkadang ada promo loh. Waktu itu aq nyewa baju warna merah emas dan dapat bonus baju warna putih gading. Nich baju yang aq sewa disana, liat ya!

   
 Disana juga ada persewaan untuk baju cowok kok tapi pas foto prewedding q, bajunya my baby hui beli semua hehe

Pesona Gunung Ijen

Standar

Cobalah sesuatu yang cukup seru di saat muda moe. Berawal dikasih kejutan ama my baby hui di hari ulang tahun aq, tanpa ada persiapan yang matang akhirnya aq hanya mengenakan kaos, celana seadanya, dan sandal saat berusaha mencapai puncak ijen hehehe.

  
Nah yang mau ke Gunung Ijen bisa lewat Bondowoso ato Banyuwangi. Kalo aq pas itu lewat Bondowoso sich, kalo dari Surabaya lebih baek pake travel aja. Oh ya sebelum mendaki, isi ransel moe dengan makanan dan minuman karena kalo udah sampe puncak Gunung Ijen hal tersebut akan bermanfaat sekali.

Perjalanan dari Bondowoso ke markas Gunung Ijen butuh waktu 2 jam. Kita akan disuguhi pemandangan mulai dari sawah, pegunungan, pohon jati, dan yang paling keren itu kebun kopi milik PTPN beserta perumahan yang disediakan untuk para pegawainya. Selain itu kita juga harus laporan di pos-pos yang memang sudah dijaga dan berada di kawasan tertentu. Untuk kondisi jalanan, kalo masih di Bondowoso sich masih mulus tapi kalo udah masuk kawasan hutan jati jalanan sedikit agak ekstrem.

Nah nyampe juga di kaki Gunung Ijen, sebelum mendaki disarankan untuk makan dulu minimal mie goreng. Gak usah khawatir banyak orang jualan kok jadi gak usah susah-susah bawa bekal. Setelah laporan di pos terakhir, perjalanan dimulai dan sangat melelahkan sekali. Hampir putus asa aq tapi akhirnya dicarikan kayu buat menopang tubuh saat mendaki. Sepanjang jalan kita akan bertemu para pencari batu sulfur yang dibawa dengan cara membopong batu tersebut dari puncak Gunung ke bawah. Sungguh berat perjuangan para bapak-bapak tersebut demi mencari sesuap nasi. Oh ya nanti di tengah perjalanan kita bisa beristirahat di pos Bunder, dinamakan bunder karena emang bentuknya yang lucu.

  
Setelah 2 jam berlalu dengan beberapa kali istirahat akhirnya sampe ke puncak Gunung Ijen. Karena kawah masih ditutupin kabut, akhirnya aq makan, minum, dan istirahat sambil poto-poto. Serasa tidak ada yang menandingi ciptaan Allah kalo udah di puncak. Kita bisa lihat awan di depan mata, lihat Gunung Raung, dan tentunya lihat kota yang sangat begitu kecil dari atas. Kalo siang kawah akan berwarna biru muda tapi kalo udah malam kawah akan menyala ato biasanya disebut Blue Fire. Katanya di dunia ini hanya ada 2 Gunung yang seperti itu, di Indonesia dan Islandia. Jadi kita bisa patut berbangga lah.

Makasih buat my baby hui untuk kejutannya ini, terkadang ketulusan tidak harus ditunjukin dengan materi tetapi dengan hal-hal kecil yang tak akan terlupakan. 

Pesona Jember dan Tanjung Papuma Beach

Standar

Pasti donk semua pernah denger pantai Papuma yang letaknya di Jember. Nah mungkin ada yang belum pernah kesana? Aq mau berbagi cerita nich buat teman-teman yang pengen kesana.

  
Kalo dari Surabaya, naek aja bus patas Jember di Terminal Bungurasih dengan tarif 65ribu-70ribu dan perjalanan yang harus ditempuh itu 5 jam saja. Ato bisa juga ditempuh dengan kendaraan pribadi, kereta api (liat jadwal di web PT. KAI), dan pesawat terbang (tidak semua maskapai landing di Bandara Jember).

Untuk hotel di Jember, sekarang banyak sekali hotel disana yang bagus dan nyaman di kantong. Pas itu sich aq nyoba nginep di Aston Jember, udah booking via agoda.com cz lumayan harga agak miring.

Nah aq berangkat dari hotel sekitar pukul 10.00 tapi waktu itu makan ayam geprek dulu yang letaknya di perbatasan Jember – Bondowoso. Enak pake banget ayamnya, ramenya juga amazing.

  
Perjalanan ke pantai Tanjung Papuma dimulai, membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Jalanan mulus banget dan tinggal lurus aja. Kenapa butuh waktu 1 jam karena pantai ini berada di Kecamatan Wuluhan, 45 km ke arah selatan Jember. Nah pas udah sampe kawasan pantai, jalanan akan menjadi agak gak nyaman karena belum aspal, naek turun dan berkelok-kelok. Walaupun begitu, pemandangan di sekitarnya sangatlah indah. Kita akan disuguhi sawah dan tentunya pohon Jati yang begitu hijau dan enak dilihat.

Emang sich kawasan ini oleh Perhutani diberi nama Tanjung Papuma karena Tanjung artinya “daratan kecil yang menjorok ke laut”. Sedangkan Papuma adalah akronim dari pasir putih malikan. Saat udah keliatan pantainya, wow bagus banget tapi di lautnya banyak sekali karang sehingga tampak seperti pulau. Ternyata pulau karang disana ada namanya loh, pulau Batara Guru, pulau Kresna, pulau Narada, pulau Nusa Barong, dan pulau Kajang. 

Disana kita bisa menikmati es kelapa muda dan makanan yang berbau laut, mulai dari udang, ikan sampai dengan gurita. Karena udah sore, aq memutuskan untuk pulang dengan rute yang berbeda. Waktu itu aq pengen tau bandara udara Notohadinegoro di Jember jadi dilewatkan sana dech.

  
Nah jangan lupa juga buat beli oleh-oleh dari Jember. Selain tape, ada juga edamame (kacang kedelai dari Jepang) dan olahannya. Kita bisa beli di koperasi yang letaknya sebelahan dengan pabrik pengolahan edamame dan letaknya dekat dengan Terminal Jember.

My Red Engagement

Standar

Siapa sich yang gak seneng kalo dilamar ama kekasihnya? Apalagi ngelamarnya langsung bawa keluarga besar.

  
Nah Minggu, 11 Januari 2015 tepatnya jam 11.00 keluarga besar Yepta datang ke rumah. Yang bikin spesial nich keluarga yang datang wajib pake baju berwarna merah, apapun motifnya hehehe. Rumah juga udah dihias serba merah, mulai dari kursi sampai dengan meja. Gak lupa juga, aq wajib pake kebaya gitu yang udah senada dengan baju Yepta dan warnanya pun merah.

Inti acara sich melamar dan kenalan dengan keluarga besar masing-masing. Gak lupa juga sebagai simbol, ada pertukaran cincin tapi yang menaruh cincin di jari q adalah calon mama mertua. Begitu pula untuk cincin di jari Yepta, juga diberikan oleh mama q. Menurut keluarga sich hal ini dikarenakan saat setelah lamaran, calon kedua mempelai masih tanggung jawab orang tua.

Ya apapun bentuk acara pertunangan, pasti di tiap keluarga mempunyai tradisi masing-masing. Tetapi intinya adalah perkenalan dengan keluarga besar dan niat untuk ke jenjang yang lebih serius.

Happy New Year 2016

Standar

Haiiii semua, lama sekali tidak mengunjungi blog tercinta akoe ini. Banyak sekali cerita mulai dari cerita bahagia sampe bahagia sekali. Mulai dari awal tahun proses lamaran, photo prewedding, ditunjuknya akoe jadi asisten manajer, proses akad nikah, resepsi pernikahan, hanimun, sampe akhirnya akoe dinyatakan positif hamil oleh dokter kandungan.
  
Nahhh cerita detailnya nanti akan dibahas satu per satu di blog ini. Mungkin cerita koe bisa dijadikan rekomendasi buat teman-teman yang mungkin akan melakukan beberapa kegiatan seperti akoe. Moga di 2016, kebahagiaan yang sudah kita syukuri akan dilipatgandakan oleh Allah SWT, Amin.

Buka Bersama Mahasiswa Ku tahun 2014 #latepost

Standar

Nahhhh udah pada tau kan kalo aq sangat mencintai dunia mengajar, selain bisa bagi-bagi ilmu juga serasa awet muda karena kumpul ama anak-anak muda. Awal puasa di tahun 2014, aq ngadain buka bersama di rumah bareng mahasiswa jurusan Akuntansi dan Administrasi Niaga Politeknik NSC Surabaya. 

 

Walaupun gak semua datang tapi seneng banged coz rumah jadi rame. Selain mereka, ada Yepta, Gusti, Kak Nita dan tentunya kedua adek q juga ikut meramaikan acara buka puasa ini. Makasih ya buat acaranya yang seru … 

28th

Standar

Helloo 28, itulah usia aq saat ini dan tak terasa banyak hal yang sudah dilalui. Susah, senang, kegagalan, sampai dengan keberhasilan sudah dirasakan. Semoga tahun depan, masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk bisa mewujudkan segala harapan yang mungkin belum terwujud di tahun 2015. Amin  

Nahhhhh ini penampakan q di usia 28 tahun. Semoga udah cocok jadi mama buat anak-anak koe ya, amin ^^