Pesona Gunung Ijen

Standar

Cobalah sesuatu yang cukup seru di saat muda moe. Berawal dikasih kejutan ama my baby hui di hari ulang tahun aq, tanpa ada persiapan yang matang akhirnya aq hanya mengenakan kaos, celana seadanya, dan sandal saat berusaha mencapai puncak ijen hehehe.

  
Nah yang mau ke Gunung Ijen bisa lewat Bondowoso ato Banyuwangi. Kalo aq pas itu lewat Bondowoso sich, kalo dari Surabaya lebih baek pake travel aja. Oh ya sebelum mendaki, isi ransel moe dengan makanan dan minuman karena kalo udah sampe puncak Gunung Ijen hal tersebut akan bermanfaat sekali.

Perjalanan dari Bondowoso ke markas Gunung Ijen butuh waktu 2 jam. Kita akan disuguhi pemandangan mulai dari sawah, pegunungan, pohon jati, dan yang paling keren itu kebun kopi milik PTPN beserta perumahan yang disediakan untuk para pegawainya. Selain itu kita juga harus laporan di pos-pos yang memang sudah dijaga dan berada di kawasan tertentu. Untuk kondisi jalanan, kalo masih di Bondowoso sich masih mulus tapi kalo udah masuk kawasan hutan jati jalanan sedikit agak ekstrem.

Nah nyampe juga di kaki Gunung Ijen, sebelum mendaki disarankan untuk makan dulu minimal mie goreng. Gak usah khawatir banyak orang jualan kok jadi gak usah susah-susah bawa bekal. Setelah laporan di pos terakhir, perjalanan dimulai dan sangat melelahkan sekali. Hampir putus asa aq tapi akhirnya dicarikan kayu buat menopang tubuh saat mendaki. Sepanjang jalan kita akan bertemu para pencari batu sulfur yang dibawa dengan cara membopong batu tersebut dari puncak Gunung ke bawah. Sungguh berat perjuangan para bapak-bapak tersebut demi mencari sesuap nasi. Oh ya nanti di tengah perjalanan kita bisa beristirahat di pos Bunder, dinamakan bunder karena emang bentuknya yang lucu.

  
Setelah 2 jam berlalu dengan beberapa kali istirahat akhirnya sampe ke puncak Gunung Ijen. Karena kawah masih ditutupin kabut, akhirnya aq makan, minum, dan istirahat sambil poto-poto. Serasa tidak ada yang menandingi ciptaan Allah kalo udah di puncak. Kita bisa lihat awan di depan mata, lihat Gunung Raung, dan tentunya lihat kota yang sangat begitu kecil dari atas. Kalo siang kawah akan berwarna biru muda tapi kalo udah malam kawah akan menyala ato biasanya disebut Blue Fire. Katanya di dunia ini hanya ada 2 Gunung yang seperti itu, di Indonesia dan Islandia. Jadi kita bisa patut berbangga lah.

Makasih buat my baby hui untuk kejutannya ini, terkadang ketulusan tidak harus ditunjukin dengan materi tetapi dengan hal-hal kecil yang tak akan terlupakan. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s